Assalamuailakum.
Sunnah bagi kita untuk mengucapkan salam dan wajiblah bagi kita untuk menjawab salam.
Waalaikumusallam.
Wahai sahabatku, dikesempatan emas kali ini saya ingin sedikit berbagi kebolehan menulis saya, saya akan membahaskan masalah Hikmah sebenarnya dibalik hari raya.
Hari raya dalam agama islam ada dua yaitu, hari raya idul fitri yang jatuh pada tanggal 1 syawal dan hari raya idul adha yang jatuh pada tanggal 10 bulan dzulhijjah. Diantara kedua hari raya ini memiliki hikmah yang sama, yang semakin berkembangnya zaman, semakin pudarlah hikmah yang terkandung didalam hari raya ini. Sangatlah banyak dikalangan kita yang sebagian besarnya menganggap hari raya adalah hari untuk bersenang-senang dengan cara jalan-jalan dengan pacar, shoping-shoping ataupun melakukan hal maksiat lainnya. Bahkan ada juga bagi sebagian orang yang memandang hari raya dengan arti "Baju baru","Mobil baru" dan lain-lain. Mengapa saya mengatakan begini ? Tentu saja karena masih banyak dikalangan kita yang tidak shalat Id hanya untuk membersihkan mobil dengan tujuan ingin jalan-jalan dan memamerkan mobil.
Zaman semakin modern, semakin pudarlah agama dipandangan mereka. Sebagian orang lebih memilih untuk membeli baju baru di hari raya idul adha dari pada berkurban. Sungguh memalukan !!! Dan juga orang-orang menganggap jika kita berkurban dan di umumkan di masjid-masjid itu dianggap memamerkan. Padahal belum tentu seperti itu, dengan tujuan diumumkan itulah bisa menjadi sebuah inspirasi dan motivasi bagi khalayak ramai, mungkin ada seorang yang penghasilan pas-pasan, dia mengumpulkan uangnya sedikit-demi sedikit hanya untuk berkurban, maka dengan di umumkan berita tersebut akan membuat orang-orang yang penghasilannya memadai dan tidak berkurban terkejut dan bertaubat.
Jika kita membahas hikmah di hari raya, memang tiada habisnya. Tapi seiiring perkembangan zaman, kegiatan-kegiatan positif dihari raya telah berganti dengan kegiatan-kegiat maksiat. Seperti orang-orang yang berjualan dan menipu karena mereka menganggap di hari raya anak-anak memiliki banyak uang, dan ada juga yang berjualan lotre yang sama halnya seperti judi dan dilarang dalam agama.
Mungkin hanya itulah yang dapat saya uraikan, semoga kita mendapat hikmah dan petunjuk untuk selalu berada dijalan yang benar.
SEKIAN. Wasallamualaikum.
Sunnah bagi kita untuk mengucapkan salam dan wajiblah bagi kita untuk menjawab salam.
Waalaikumusallam.
Wahai sahabatku, dikesempatan emas kali ini saya ingin sedikit berbagi kebolehan menulis saya, saya akan membahaskan masalah Hikmah sebenarnya dibalik hari raya.
Hari raya dalam agama islam ada dua yaitu, hari raya idul fitri yang jatuh pada tanggal 1 syawal dan hari raya idul adha yang jatuh pada tanggal 10 bulan dzulhijjah. Diantara kedua hari raya ini memiliki hikmah yang sama, yang semakin berkembangnya zaman, semakin pudarlah hikmah yang terkandung didalam hari raya ini. Sangatlah banyak dikalangan kita yang sebagian besarnya menganggap hari raya adalah hari untuk bersenang-senang dengan cara jalan-jalan dengan pacar, shoping-shoping ataupun melakukan hal maksiat lainnya. Bahkan ada juga bagi sebagian orang yang memandang hari raya dengan arti "Baju baru","Mobil baru" dan lain-lain. Mengapa saya mengatakan begini ? Tentu saja karena masih banyak dikalangan kita yang tidak shalat Id hanya untuk membersihkan mobil dengan tujuan ingin jalan-jalan dan memamerkan mobil.
Zaman semakin modern, semakin pudarlah agama dipandangan mereka. Sebagian orang lebih memilih untuk membeli baju baru di hari raya idul adha dari pada berkurban. Sungguh memalukan !!! Dan juga orang-orang menganggap jika kita berkurban dan di umumkan di masjid-masjid itu dianggap memamerkan. Padahal belum tentu seperti itu, dengan tujuan diumumkan itulah bisa menjadi sebuah inspirasi dan motivasi bagi khalayak ramai, mungkin ada seorang yang penghasilan pas-pasan, dia mengumpulkan uangnya sedikit-demi sedikit hanya untuk berkurban, maka dengan di umumkan berita tersebut akan membuat orang-orang yang penghasilannya memadai dan tidak berkurban terkejut dan bertaubat.
Jika kita membahas hikmah di hari raya, memang tiada habisnya. Tapi seiiring perkembangan zaman, kegiatan-kegiatan positif dihari raya telah berganti dengan kegiatan-kegiat maksiat. Seperti orang-orang yang berjualan dan menipu karena mereka menganggap di hari raya anak-anak memiliki banyak uang, dan ada juga yang berjualan lotre yang sama halnya seperti judi dan dilarang dalam agama.
Mungkin hanya itulah yang dapat saya uraikan, semoga kita mendapat hikmah dan petunjuk untuk selalu berada dijalan yang benar.
SEKIAN. Wasallamualaikum.
4 comments:
mantap bro :D
Thanks broo
Makasih gan informasinya :)
Manteep sob untuk informasinya :)
RULES FOR COMMENTS
1. Berkomentarlah sesuai topik artikel.
2. Dimohon untuk berkomentar dengan bahasa Indonesia yang sopan.
3. No spam dan menautkan link dalam bentuk apapun.
4. Bagi yang menautkan link, komentarnya tidak akan di approve